Selasa, 11 Juni 2013

Sistem distribusi

Sistem distribusi adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing).
Sistem terdistribusi merupakan kebalikan dari Sistem Operasi Prosesor Jamak. Pada sistem tersebut, setiap prosesor memiliki memori lokal tersendiri. Kumpulan prosesornya saling berinteraksi melalui saluran komunikasi seperti LAN dan WAN menggunakan protokol standar seperti TCP/IP. Karena saling berkomunikasi, kumpulan prosesor tersebut mampu saling berbagi beban kerja, data, serta sumber daya lainnya.
Sistem terdistribusi dapat dikatakan sebagai suatu keberadaan beberapa komputer yang bersifat transparan dan secara normal, setiap sistem terdistribusi mengandalkan layanan yang disediakan oleh jaringan komputer.
Dalam penggunaanya sistem terdistribusi sangat diperlukan karena:

�� Performance
Sekumpulan prosesor dapat menyediakan kinerja yang lebih tinggi daripada komputer yang terpusat

�� Distribution
Banyak aplikasi yang terlibat, sehingga lebih baik jika dipisah dalam mesin yang berbeda (contoh: aplikasi perbankan, komersial)

�� Reliability
Jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin, tidak akan mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan

�� Incremental Growth
Mesin baru dapat ditambahkan jika kebutuhan proses meningkat

�� Sharing Data/Resource
Resource adalah:

– Segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer.

– Meliputi hardware (e.g. disk, printer, scanner), juga software (berkas, basis data, obyek data).

�� Communication
Menyediakan fasilitas komunikasi antar manusia

Beberapa contoh dari sistem terdistribusi yaitu :

1. Internet, merupakan suatu bentuk jaringan global yang menghubungkan komputer denga satu sama lainnya, yang dapat berkomunikasi dengan media IP sebagai protokol.


2. Intranet

● Jaringan yang teradministrasi secara lokal
● Biasanya proprietary
● Terhubung ke internet (melalui firewall)
● Menyediakan layanan internal dan eksternal


3. Sistem terdistribusi multimedia
Biasanya digunakan pada infrastruktur internet

�� Karakteristik
Sumber data yang heterogen dan memerlukan sinkronisasi secara real time

�� Video, audio, text Multicast
Contoh:
- Teleteaching tools (mbone-based, etc.)
- Video-conferencing
- Video and audio on demand

4. Mobile dan sistem komputasi ubiquitous

�� Sistem telepon Cellular (e.g., GSM)

Resources dishare : frekuensi radio, waktu transmisi dalam satu frekuensi, bergerak
�� Komputer laptop, ubiquitous computing
�� Handheld devices, PDA, etc



5. World wide web

�� Arsitektur client/server tebuka yang diterapkan di atas infrastruktur internet

�� Shared resources (melalui URL)


6. Contoh distribusi yang lainnya seperti

�� Sistem telepon seperti ISDN, PSTN

�� Manajemen jaringan seperti Administrasi sesumber jaringan


�� Network File System (NFS) seperti Arsitektur untuk mengakses sistem file melalui jaringan. 

Tidak ada komentar: